• img

    KAMUFLASE...

    Akan aku ajak engkau menemui bunglon .. agar engkau menyaksikan sendiri tipu dayanya! Bunglon merubah warna dirinya sesuai dengan tempat ia berada .. agar engkau mengetahui bahwa yang seperti bunglon itu banyak .. dan berulang-ulang! Dan bahwasanya ada orang-orang munafik .. banyak pula manusia yang berganti-ganti pakaian .. dan berlindung dibalik alasan “ingin berbuat baik”...
  • img

    Jujur...

    Jika engkau hendak mengungkap kejujuran orang, ajaklah ia pergi bersama .. dalam bepergian itu jati diri manusia terungkap .. penampilan lahiriahnya akan luntur dan jatidirinya akan tersingkap! Dan “bepergian itu disebut safar karena berfungsi mengungkap yang tertutup, mengungkap akhlaq dan tabiat”...
  • img

    Pemimpin

    Seringkali terbukti bahwa tugas utama seorang pemimpin hanyalah bagaimana memilih orang yang tepat. Begitu berhasil memilih orang yang tepat seringkali tugas seorang pemimpin sudah selesai. Setidaknya sudah 80 persen selesai. Tapi begitu seorang pemimpin salah memilih orang, sang pemimpin tidak terbantu sama sekali, bahkan justru terbebani...
  • img

    Karena Ukuran Kita Tak Sama

    seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti memaksakan sepatu besar untuk tapal kecil merepotkan kaki-kaki yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi...
  • img

    Kemenangan..

    Kemenangan sejati yang paling mendasar dan substansial adalah jika kebenaran tetap bersemayam di hati kita. Tidak terkontaminasi oleh racun-racun kehidupan, tidak tergoda oleh iming-iming apapun bentuknya, yang membuat hati kita diisi oleh nilai-nilai lain selain nilai kebenaran yang bersumber dari Allah SWT, ...

Kisah Pemulung Supriono & Merindukan Sosok Khalifah Umar bin Khattab r.a

0
Diposting oleh maz pato on 19 Mei 2012

Sri suwarni, warga Manggarai, Jakarta Selatan, terkejut bukan kepalang, kakinya gemetar. Supriono, pria yang perna mengontrak rumah petaknya, bertandang secara tiba-tiba dengan cara aneh, mengendong mayat anaknya. Tamu yang sehari-hari berprofesi sebagai pemulung itu mengaku kebinggungan mencari tempat untuk menguburkan anaknya, “ kata Supriono kepada Sri, pada sebuah Magrib hari Minggu, 5 juni lalu.

Awalnya, Sri mengira anak dalam gendongan Supriyanto itu tidur lelap. Apalagi Supriono, pria asal Muntilan, Jawa Tenggah, itu menggendong mayat Nur Khaerunisa, anaknya, seolah sedang meninabobokan. “ saya piker dia mau jalan-jalan dan butuh ongkos,” kata Sri kepada Tempo, jumat pekan lalu. Sri jadi lemas ketika di jelaskan bahwa anak dalam gendongan itu telah menjadi mayat.

Komunitas & Paguyuban Jawa-Madura di Jakarta Deklarasi Dukung Hidayat-Didik

0
Diposting oleh cahAngon on 17 Mei 2012 , in ,




KOMPAS.com - Ratusan warga yang mewakili paguyuban-paguyuban masyarakat Jawa dan Madura hari ini memadati markas calon Gubernur Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini. Di markas yang disebut Rumah Oranye itu mereka mendeklarasikan dukungan bagi pasangan nomor urut 4 dalam Pilkada DKI mendatang.

Jeda Dakwah

0
Diposting oleh cahAngon , in ,

Oleh Cahyadi Takariawan*

Saya yakin, anda sudah pernah mendapat kiriman kisah Stephen R. Covey berikut. Saat Stephen R. Covey mengajar tentang Manajemen Stress dan bertanya kepada para peserta kuliah, “Menurut anda, kira-kira berapa berat segelas air ini?” Jawaban para peserta sangat beragam, mulai dari 200 gram sampai 500 gram.

“Sesungguhnya yang menjadi masalah bukanlah berat absolutnya. Tetapi berapa lama anda memegangnya,” ungkap Covey.

"PKS Dan Lenin" | PKS di mata anak kiri

0
Diposting oleh cahAngon , in ,
PKS Dan Lenin
Oleh: Ragil Nugroho*

PERSOALAN yang sepele: mana bertahan dan mana tersungkur.

Sedikit nostalgia. Tahun 1999, dua partai dari ideologi berbeda bertarung dalam Pemilu. Partai Rakyat Demokratik (PRD) berada di kiri. Di seberangnya, Partai Keadilan (PK) memilih posisi kanan. PRD mampu membangun tak kurang dari 14 cabang di tingkat provinsi dan 150-an cabang di level kabupaten. Hasilnya, sekitar 78.000 orang memberikan suara pada partai bernomor punggung 16 ini. Prestasi yang bagus.

Nama-Nama yang Baik

0
Diposting oleh noname on 16 Mei 2012 , in

Nama-Nama yang Baik 

Ketika ada seseorang menyebutkan sebuah nama kepadamu, tentu sekilas
terlintas dalam benakmu sosok pemilik nama itu. Bila nama itu indah, tentu tampak
dalam bayanganmu seseorang yang tampan dan menyenangkan. Seringkali pula hal
itu terwujud dalam kenyataan, sehingga nama itu punya pengaruh positif dalam jiwa
dan hatimu.

Hakikat Kemenangan

0
Diposting oleh cahAngon on 11 Mei 2012 , in , ,

“Jika seluruh ikhwah mati,” kata Hasan Al Hudhaibi, “itu lebih baik daripada kita sampai di puncak kemenangan dengan jalan pengkhianatan.” Masih dengan wajah serius, Mursyid Am kedua Ikhwanul Muslimin ini melanjutkan taujihnya: “Nahnu muslimun qabla kulli syai’. Kita adalah muslim sebelum segalanya. Jika kita menguasai dunia dengan membunuh akhlak Islam, maka kita rugi!”

Tersebab ada ikhwah yang tidak sabar dengan penindasan rezim revolusioner saat itu lalu ia berniat menghabisi tokoh-tokoh pemerintah yang menyiksa ikhwah, Hasan Al Hudhaibi menjadi marah dan menasehatinya dengan kalimat-kalimat di atas. Penerus Hasan Al Banna ini tidak menghendaki kemenangan dengan jalan pengkhianatan, membunuh penguasa muslim meskipun ia zalim, dan cara-cara lain yang menanggalkan akhlak Islam.

Orang baik bukan hanya di masjid

0
Diposting oleh cahAngon , in , ,
Oleh: H. Abdullah Haidir, Lc
Ketua MPW PKS Arab Saudi

Mengenal orang memang tidak mudah, apalagi memberi tazkiyah (rekomendasi kelakuan baik), tidak cukup orang itu kelihatan rajin shalat di masjid (meskipun hal ini diajarkan dalam Islam).

Suatu saat Umar bin Khattab kedatangan seseorang yang ingin memberikan persaksian di hadapannya. Maka Umar berkata kepadanya,

"Datangkan orang yang dapat memperkenalkanmu."

Maka datanglah seseorang. Lalu Umar bertanya kepadanya,

Berjabat Tangan

0
Diposting oleh noname on 06 Mei 2012 , in

Berjabat Tangan

Ada orang yang bertanya kepada Abu Dzar ra.,

 "Apakah waktu itu Rasulullah saw. menjabat tangan kalian jika bertemu?"

 la menjawab,

"Saya tidak pernah menjumpainya kecuali beliau menjabat tangan saya. Suatu hari behau
mengutus seseorang kepada saya, waktu itu saya tidak berada di rumah. Ketika saya
pulang, saya diberi tahu oleh istri saya. Kemudian saya mendatangi Rasulullah.
Ketika itu beliau sedang berbaring di tempat tidur. Melihat kedatangan saya, beliau
bangkit dan memeluk saya."

(HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Dakwah: "Ruh dan Perasaan"

0
Diposting oleh noname on 28 April 2012 , in ,
Dakwah: "Ruh dan Perasaan"


Saya pernah diundang sejumlah pemuda ke suatu tempat yang jarak tempuhnya
memakan waktu tiga jam. Sesampainya di sana, mereka menyambut saya sambil
duduk. Wajah mereka hambar, perasaannya dingin, dan pandangannya kosong.

Kemudian saya diminta bicara oleh seniornya. Saya berbicara di hadapan mereka tanpa
hati dan ruh. Seusai bicara, ia berterima kasih kepada saya. Lalu saya keluar dengan
perasaan seperti baru pulang dari takziah. Saya pulang dengan perasaan yang sama
seperti ketika datang.

Senyummu di muka saudaramu adalah sedekah

0
Diposting oleh noname on 23 April 2012 , in

Senyummu di muka saudaramu adalah sedekah

Rasulullah saw. bersabda, "Senyummu di muka saudaramu adalah sedekah,"
dan bukan "Senyummu untuk saudaramu." Dalam hadits di atas dipakai kata
"muka", kerana pada wajah terdapat banyak indra, dan ia merupakan gambaran hakiki
seorang manusia. Oleh kerananya, sebuah senyuman yang tidak terlihat oleh saudara
kita, tidak akan mempunyai erti dan tidak akan berkesan.

PROGRESS KASUS PENIPUAN TERHADAP KADER PKS. part 2

0
Diposting oleh maz pato , in ,
Assalamu’alaikum wrwb,

Ba’da tahmid wa sholawat

Masih ingat kan dengan postingan saya beberapa waktu yang lalu? Supaya nanti nyambung, silahkan jika antum belum membacanya untuk meng-klik link berikut ini:

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=3237183442338&set=a.1184400164039.29395.1049303645&type=1

Seperti biasa sebelum saya lanjutkan, mohon diperhatikan dengan sangat hal2 berikut:

Heiiii Cantik, Ngapain Kamu Berjilbab?

0
Diposting oleh maz pato on 22 April 2012 , in
Penulis Kumcer “Hidayah Pelipur Cinta”

Pernah ga sobat denger pertanyaan “ngapain sih pake jilbab, masih muda khan jadi ga keliatan cantiknya?”, atau pernyataan “aku mau pake tapi jika dah nikah nanti”, atau kalimat sejenisnya yang menyatakan keberatan berjilbab. Mungkin kalimat di atas tidak menimpa diri kita, tetapi temen deket atau kerabat. Semua tahu dan sepakat, tidak ada pertentangan bahwa berjilbab itu wajib bagi wanita balig, yang mengaku muslimah tidak ada alasan untuk mencari-cari alibi menghindari menutup aurat.

PKS TV Hidayat Nur Wahid Berduka atas Meninggalnya WAMEN ESDM

0
Diposting oleh maz pato , in ,
http://www.youtube.com/watch?v=WjfvGeQYOrY&feature=youtu.



Disela sela kesibukkan Aktifitasnya, Dr.H.Hidayat Nur Wahid mengucapkan Belasungkawa terhadap musibah meninggalnya wamen ESDM Widjadjono Partowidagdo saat melakukan pendakiannya di gunung Tambora Dompu NTB sekitar pukul 16.30 wita sabtu 21/4, diduga meninggalnya wamen akibat kecapaian setelah melakukan pendakian hingga ke bukit Tambora. Wamen menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan dari pos II menuju pos I dilereng Tambora. Sementara gejala sakitnya dimulai dari pos III.

dan  Menurut Kadis Koperasi  Perdagangan Perindustrian dan Energi H Khaerul Insan MM, Wamen melakukan pendakian didampingi oleh  anak buahnya yakni Kabid pertambangan Drs Jufrin dan tiga stafnya serta satu orang wartawan lokal M Ikbal. Sayangnya seluruh kru ini hingga kemarin sore belum berhasil dikonfirmasi karena belum tersambung sinyal dan masih disekitar Tambora.

Diceritakan Khaerul kehadiran Wamen atas informasi dari Kadis Pertambangan Kabupaten Bima, kemudian pada rapat persiapan akhir panen raya jagung Jum"at pagi disampaikan informasi itu. Sementara Wamen sendiri sampai di kota Dompu pada sore harinya dan sempat melakukan shalat ashar dimasjid raya Dompu.

Setelah shalat ashar langsung menuju ke Tambora. Sebelum sampai ke gunung Tambora Wamen sempat mampir ke lokasi panen raya jagung dan bertemu dengan Bupati Dompu dan jajarannya.

Menurut Khaerul, Bupati sempat berusaha mencegah keberangkatan Wamen, selain karena cuaca tidak mendukung, juga karena adanya Menteri Pertanian yang melakukan panen raya jagung. Tetapi Wamen tetap melanjutkan perjalanan menuju gunung Tambora dengan janji sekembalinya akan mampir dan bersama-sama dengan Menteri Pertanian melakukan panen raya jagung.

Pihaknya kata Khaerul menerima informasi sekitar pukul 09 pagi sabtu bahwa Wamen sakit, atas informasi itu kemudian melakukan koordinasi dengan PT STM dan NNT yang memiliki helikopter untuk melakukan evakuasi. Helikopter kedua perusahaan tambang itu pun menuju lokasi Wamen Sakit di sekitar gunung Tambora, kedua heli itu sebenarnya sudah menemukan titik koordinat, tetapi karena cuaca tidak bersahabat heli itupun tak dapat melakukan pendaratan dan pulang sambil menunggu cuaca membaik.

Baru sorenya helikopter bisa mendarat tepatnya di pos I dan langsung dibawa ke RSU Calabai Pekat tetapi dokter yang menangani sejak di pos I menyatakan Wamen meninggal dunia. Usai dilakukan pemeriksaan di puskesmas Calabai Wamen diterbangkan menggunakan helikopter bernomor lambung S 76 milik PT NNT menuju Denpasar atas intruksi Kodam Udayana.

MILAD-14 PKS: 14 Tahun Berbakti Untuk Pertiwi

0
Diposting oleh cahAngon on 20 April 2012 , in

MILAD 14 PKS

Hari ini, Jum'at 20 April 2012 Genap Sudah Partai Keadilan Sejahtera berusia 14 Tahun. Sebagai Partai yang terlahir dari rahim Reformasi, PKS telah dan akan konsisten membela dan menyuarakan aspirasi jutaan Rakyat Indonesia dari semenjak kelahirannya sampai saat ini. PKS tegas menyatakan ada penyimpangan di Kasus Century, Mafia Pajak dan terakhir MENOLAK Penaikan harga BBM bersubsidi.

PKS di usianya yang masih muda, akan tetap Bekerja dalam ke bhinekaan demi kejayaan bangsa. Kami akan terus berbakti untuk pertiwi, seluruh kader-kader PKS di seluruh penjuru tanah air bahkan di berbagai negeri akan terus bekerja tanpa kenal lelah. Memberi semua potensi, berbagi kepeduliaan, menegaskan harapan itu masih ada.

Selamat Milad PKS ke-14, Tetap Bekerja membela Rakyat Indonesia...






 by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

PKS TV. Cipinang Besar Utara siap menangkan Hidayat + Didik

0
Diposting oleh maz pato on 17 April 2012
http://www.youtube.com/watch?v=7G8ba8nShmw&feature=youtu.be

WARNING !!! MODUS PENIPUAN TERHADAP KADER TARBIYAH (PKS)

5
Diposting oleh maz pato on 16 April 2012


Assalamu’alaikum wrwb,

Sebelum saya lanjutkan, mohon diperhatikan dengan sangat hal2 berikut:

1. Saya tidak akan menyebutkan nama secara eksplisit
2. JANGAN PERNAH memberikan komen atas tulisan saya ini dengan menanyakan nama akun seseorang dan menyebut namanya secara JELAS. Cukup dengan inisial atau via inbox ke akun FB saya (Rindro Suluh Nugroho)
3. Di bagian akhir saya akan menyebutkan beberapa nomor telepon yang mungkin pernah digunakan untuk menghubungi antum dgn 4 digit nomor terakhir yang saya samarkan. Jika merasa ada kemiripan silahkan inbox saya 4 digit terakhirnya untuk konfirmasi
4. Dengan tulisan ini saya tidak bermaksud untuk menimbulkan kecurigaan di antara kita, tapi untuk meningkatkan kewaspadaan semata

Tujuan poin di atas adalah karena ini kejahatan yang agak sulit utk dibuktikan, maka saya hanya mencegah agar tidak menjadi fitnah dan untuk menghindari delik hukum.

Oke, cerita kita mulai….

Awalnya saya mengenal pria ini melalui FB, tepatnya kapan saya lupa. Biasalah mungkin waktu itu karena saya langsung mengkonfirm orang2 yang saya anggap baik setelah melihat profil dan foto2 yang bersangkutan. Interaksi awal adalah karena dia minta tolong kepada saya untuk dicarikan seorang pendamping hidup (istri). Mungkin dia saat itu melihat saya sebagai salah seorang pengelola Group yg isinya mungkin paling disebelin terutama sama ikhwan2. (^__^)

Mulailah dia bercerita via chatting/inbox tentang kondisi dirinya yang katanya ditinggal mati oleh sang istri ketika melahirkan anaknya. Tentu saja saya jadi bersimpati. Belakangan saya menerima cerita berbeda dari orang lain tentang status dudanya tersebut yang ternyata bukan cerai mati tetapi cerai hidup. Saya berusaha konfirmasi hal ini lsg kepada yang bersangkutan. Dia mengelak dengan mengatakan bahwa hal itu dia katakan karena kesedihan yang dialaminya akibat ditinggal pergi sang istri dan ia lebih suka menganggapnya sudah mati. Oke, saya berusaha menerima alasan tersebut. Kemudian saya menanyakan kepadanya nomor telpon dari MR-nya yang bisa dihubungi. Dia sangat keberatan, dengan alasan trauma karena ia pernah melalui MR namun prosesnya menjadi lama. Padahal maksud saya hanya ingin sowan via telpon dan ‘ijin’ untuk mencarikannya calon istri (walaupun gak wajib juga sih). Sejak itu saya menjadi kurang respek karena kepercayaan yang saya berikan tidak dibarengi dengan kepercayaan darinya. Kami mulai jarang berhubungan sejak itu.

Saya sebenarnya sudah gak terlalu mikirin orang yang satu ini, sampai suatu hari ketika saya sedang berada di Parung tepatnya tanggal 6 April 2012 saat mengantar kedua anak saya untuk menginap di rumah neneknya. Siang itu ba’da sholat jum’at ada telpon masuk ke hape saya. Saya fikir dari salah seorang customer saya. Ketika saya jawab, terdengar suara seorang wanita yang mengaku bernama N*****h (maaf sensor). Dia mulai memuji2 saya atas postingan2 saya di group dan note saya, bahkan dia sempat mengatakan bahwa saya adalah tipenya dia banget (PRETTT, klo ketemu sekarang gw tonjok luh). Wah gak beres nih, begitu fikir saya dan segera saya katakan bahwa saya sedang sibuk dengan anak2 saya. Tak berhenti sampai disitu, dia masih mengirimkan sms yg isinya sangat ingin mendengarkan suara saya yang berwibawa (Heloo… pliss deh emang kita cowok apaan??). Segera saya balas bahwa saya tidak terbiasa menerima dan berbicara ditelpon dgn perempuan lain yang bukan mahrom kecuali para customer saya dan itupun hanya untuk urusan pekerjaan saja. Tau tak? Ketika kami sempat bicara di telpon perempuan ini terdengar sangat terbiasa menggunakan istilah2 pergaulan di kalangan ikhwah, itu yg membuat saya curiga, masa iya sih ada akhwat agresif kayak gitu sama ikhwan, yang udah punya bini lagi.

Sekembalinya ke rumah, keesokan harinya istri saya melihat isi sms tersebut. Dan dia berusaha memancing dengan mengirimkan sms-2 mesra melalui hape-nya (terimakasih istriku tercinta). Astaghfirullah jawaban2 dari ‘akhwat’ tersebut sangat mengejutkan, dia benar2 terpancing dengan membalas sms2 istri saya tersebut dengan kalimat-2 yang lebih mesra lagi seperti ‘cium via hp’, ‘mmmuach’, ‘sayang’, dll (gile gak tuh man, masa akhwat kayak begitu?). Perempuan tersebut mungkin baru tersadar ketika pada akhirnya dia merasa di jebak oleh istri saya dengan menelpon saya yang saat itu sedang berada di warnet patungan kami dgn beberapa rekan di seberang UNJ Rawamangun. Disitulah ketahuan istri saya yang mengiriminya sms. Modus pun berjalan dan si ‘akhwat’ ini mulai mengadu domba kami berdua dengan terus menelpon saya dan berpura2 menangis karena isi sms2 dari istri saya tersebut begitu menyakitinya.

Sekembalinya saya ke rumah. Kami mulai mengatur siasat untuk memancing si ‘akhwat’ ini. Saya berperan seolah benar2 terpancing olehnya dan seakan rumah tangga kami berantakan karena saya membela dia. Sementara istri saya tetap mengganggu dgn sms2nya. Belakangan setelah kami mengecek beberapa teman FB dari akun ‘akhwat’ ini, ternyata sudah ada ikhwan yang menjadi korban dengan modus yg hampir sama dengan yang kami alami. Bahkan rumah tangga mereka sampai hampir retak. Tentu saja motivasinya adalah uang yang sempat dimintanya kepada ikhwan tersebut yang katanya untuk keperluan kuliahnya S2 Kedokteran di sebuah universitas nun jauh disana.

Loh.. terus apa hubungannya cerita ini dengan cerita awal saya tentang akun seorang lelaki yang minta dicarikan jodoh? Tenang aja gan, ntar kelihatan deh benang merahnya, ikutin aja dulu.

Awalnya saya dan istri ingin memancing si ‘akhwat’ ini untuk bisa datang ke Jakarta dengan bantuan ikhwan yang pernah dikerjain itu. Tapi lama2 saya jadi risih dan jijik sendiri setiap kali menerima telpon dari ‘akhwat’ ini yang semakin berani mengucapkan kata2 mesra yang hanya pantas diucapkan oleh suami istri. Daripada mengotori hati, saya dan istri sepakat untuk segera menghentikan sandiwara kami tersebut.

Kemudian saya mulai menginbox beberapa rekan FB yang sebagian juga member di Group ini tentang peristiwa yang saya alami tersebut. Hasilnya ada laporan dari ikhwah lain, seorang akhwat dari jawa timur yang mengkonfirmasi tentang nomor HP yg saya sebutkan di inbox tersebut. Hasilnya sungguh mengejutkan, no hape tersebut adalah no sama yang dimiliki si ‘akhwat’ centil tadi. Cuma bedanya no itu digunakan oleh seorang ‘ikhwan’ untuk merayu si akhwat tadi dengan cara mengajaknya Taaruf dan menikah.

Tau gak gan siapa ikhwan tersebut? Hayoo ada yang bisa nebak?

Yak…. Ikhwan tersebut adalah pria yang dibagian awal saya ceritakan. Yang lebih heboh lagi, ternyata yang menjadi korban dari ikhwan tersebut tidak cuma satu, tapi banyak!! Sebagian sudah saya pegang nama2 akun FB-nya (tentu saja tidak akan saya publish di sini). Salah seorang akhwat yang juga customer saya di Jakarta pernah juga jadi korban ‘tembakan’ mautnya itu. Beruntung waktu itu beliau langsung menghubungi saya karena melihat pria tersebut berteman dengan saya di FB. Dan saya ceritakanlah tentang dia sesuai yang saya dapatkan dan alami. Hanya saja waktu itu saya masih belum berfikiran macam2 tentang ikhwan tersebut (waktu itu belum ada kejadian 'akhwat' centil ini). Saya fikir mungkin nih orang emang lagi kebelet kawin aja kali jadi nekat kayak gitu.

Setelah saya telusuri lagi dengan menghubungi orang2 yang pernah bersinggungan dengan dia, ternyata sungguh luar biasa!! Ikhwan ini tidak hanya memiliki satu akun tapi beberapa akun perempuan dan beberapa akun pria. Mereka memiliki tugas berbeda. Ada yang bertugas merayu ikhwan2 lajang dan yang sudah berkeluarga dengan cara mengadu domba antara suami istri seperti yg saya alami di atas, akun itulah yang menghubungi kami dan mencoba mengganggu rumah tangga kami. Ada juga akun akhwat yang mengaku sebagai mahasiswi, yatim piatu dan biasanya modusnya dengan mengaku sedang kesulitan biaya kuliah. Tentu saja dia minta tolong untuk ditransfer sejumlah uang. Ini yang gak kalah heboh gan, tau gak kemana uang tersebut di transfer? Kagak salah lagi, uang itu ditransfer ke bank BRI atas nama ikhwan yang saya ceritakan di atas.

Kembali saya temukan, bahwa korban-2nya tidak hanya akhwat tapi juga ikhwan! Dan sudah ada beberapa ikhwan yang tertipu dengan mentransfer sejumlah uang ke rekening BRI atas nama ikhwan tadi. Dan kesemua korbannya adalah para ikhwan dan akhwat tarbiyah! Tidak hanya di pulau jawa tapi juga ada yang dari Medan (yang ini relatif lebih dekat dari lokasi si penipu).

Saya sempat berbincang via inbox dengan salah seorang akhwat yang pernah jadi korbannya. Ia dan beberapa orang ikhwan yang pernah tertipu coba melacak sinyal hape si penipu ini melalui GPS. Didapati bahwa dari dua nope yang mereka dapat dari si penipu ini ternyata berada di satu titik lokasi yang sama dan aktif secara bergantian. Yang aneh adalah, bahwa setiap nope tersebut kadang digunakan oleh dua orang yang berbeda, laki2 dan perempuan. Menurut pihak provider yang coba dikonfirmasi menyatakan bahwa tidak mungkin satu nope dimiliki oleh dua orang yang berbeda dan digunakan secara aktif. Jadi kemungkinannya adalah, orang tersebut tidak bekerja sendirian atau dia menggunakan teknologi pengubah suara yang memang dimiliki oleh merk hape tertentu.

Adapun akhwat yang telah ditipu ini pernah mempublish di FB dengan menyebutkan secara jelas akun FB dari si penipu tersebut. Namun karena si penipu tersebut memiliki profil seorang ikhwan yang sholeh akhirnya status akhwat tadi menjadi mentah. Karena diragukan oleh rekan2 ‘ikhwan’ penipu itu disebabkan mereka belum tahu sepak terjangnya. Akhwat ini juga menyarankan agar hal ini diselesaikan melalui kaderisasi kepartaian karena disinyalir ‘ikhwan’ tersebut juga terdaftar sebagai kader PKS di tempat tinggalnya. Memang sih klo dilihat foto-2nya di FB dan status2nya, ikhwan banget.

Adapun diantara modus penipuan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Akun perempuan berinisial N bertugas untuk merayu para ikhwan lajang dan menggoda suami orang (sudah banyak korbannya)
2. Akun perempuan berinisial SR berperan sebagai mahasiswi yatim piatu yang akan di DO jika tidak membayar uang kuliahnya
3. Akun utamanya sendiri yang Ikhwan, biasanya akan menawarkan ikhwan yang lain untuk taaruf dengan akun perempuan di poin 1 sementara dia sendiri sudah banyak ‘menembak’ akhwat untuk dilamarnya
4. Untuk akun2 pria yang lain, saya belum dapat info lebih lanjut tentang MO-nya

Semuanya bermuara pada DUIT. Bisa jadi ada modus2 lainnya yang tidak saya sebutkan di atas dan kemungkinan modus diatas dan akunnya akan berubah setelah yang bersangkutan membaca postingan ini. Karena dia sangat pandai, memiliki banyak akun dan telah menyebar akunnya di group2 yang dikelola oleh ikhwah termasuk di group yang saya kelola.

Berikut ini saya tuliskan beberapa nomor Telpon yang biasa dan pernah digunakannya untuk menipu calon2 korbannya:

- 0857 1666 ****
- 0853 5681 ****
- 0857 6770 ****
- 0878 9344 ****
- 0819 9132 ****

Jika ada diantara antum yang merasa pernah dihubungi oleh nomor2 yang sama 8 digit awalnya tersebut, silahkan inbox saya untuk konfirmasi 4 digit terakhirnya. Nomor2 tersebut saya dapatkan setelah proses penelusuran yang saya dan istri lakukan ke beberapa orang yang pernah jadi korban termasuk 3 nomor yang saya dapatkan langsung dari yang bersangkutan (si ‘akhwat’ ganjen dan pemilik akun utama).

Demikian postingan ini saya buat semata2 untuk meningkatkan kewaspadaan kita. Karena saat ini banyak modus serupa yang juga terjadi di dunia nyata yang mereka rata2 memanfaatkan kebaikan para ikhwah yang biasanya sangat tidak tegaan jika ada yang minta tolong apalagi jika dibarengi dengan kisah2 sedih di hari minggu (lagu kalee…) belum lagi ditambah dengan cerita seolah2 ia kenal dengan kader2 PKS yang punya posisi lumayan di kepartaian di wilayahnya masing2.

Silahkan copas dan share postingan ini di group2 yang mayoritas membernya adalah kader PKS.

Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikum wrwb

 
SUMBER : FACEBOOK

Kultwit Datuk @tifsembiring "Sepanjang Jalan Dakwah"

0
Diposting oleh cahAngon on 10 April 2012 , in ,


Agar tdk sepotong2, saya akan kultwitkan pidato politik saat peluncuran biografi, "Sepanjang Jalan Dakwah" kemarin, mohon maaf jk mengganggu.

  1. Pembuka pidato: kalau bukan setetes tinta, takkan kugubah sebait puisi, kalau bukan karena cinta, takkan kuungkap kisahku ini.
  2. Saya bersyukur sampai diusia 50 thn, masih dlm NKRI, dan hasil2 capaian pemerintah pd thn 2011 lalu. Siapa syukur, nikmat ditambah Allah.
  3. Ada penyakit bbrp kalangan yg dpt mengundang murka Allah swt: 1. Tdk bersyukur 2. Suka cari2 kesalahan orang 3. Suka me-maki2 orang.